( Bandung, 28/05/2016) Hubungan masyarakat ( HUMAS ) merupakan fungsi manajemen yang membangun dan mempertahankan hubungan yang baik antara organisasi dengan organisasi lainnya maupun organisasi dengan public. Salah satu tanggung jawab humas pemerintah yaitu memberikan informasi, motivasi, menjalankan komunikasi yang efektif serta membuat citra yang positif bagi organisasi pemerintah atau instansi.
Monday, June 27, 2016
DIKLAT APRESIASI KEHUMASAN
( Bandung, 28/05/2016) Hubungan masyarakat ( HUMAS ) merupakan fungsi manajemen yang membangun dan mempertahankan hubungan yang baik antara organisasi dengan organisasi lainnya maupun organisasi dengan public. Salah satu tanggung jawab humas pemerintah yaitu memberikan informasi, motivasi, menjalankan komunikasi yang efektif serta membuat citra yang positif bagi organisasi pemerintah atau instansi.
Thursday, June 23, 2016
Pameran di Bali tuna conference
Wednesday, June 15, 2016
Ribuan Nelayan padang turun ke jalan
Asal muasal tidak dikeluarkan ijin karena alat tangkap bagan yang di gunakan di padang tidak sesuai dengan permen 02 2015. Intinya selama ini dkp sumbar dlm menerbitkan izin tdk mengacu ke peraturan dan perundangan yg berlaku, sekarang timbul masalah (dng adanya penertiban ukuran kpl dan penatalaksanaan perizinan) dari pihak dkp mau cuci piring, sdh jelas2 dlm permen 2/2010 jo permen 42/2014 disebutkan bhw alat tangkap bagan DIBOLEHKAN beroperasi di wilayah kurang dari12 mil dng kpl ukuran kurang 30 GT. lalu kenapa pemerintah provinsi mengeluarkan izin bagan dengan kapal ukuran lebih dari 30 gt, sehingga hal tersebut mempengaruhi pola operasi nelayan yang harusnya di wilayah kurang 12 mil dengan target spesies ikan teri,
sekarang karena ukuran kapal nya lebih 30 gt, nelayan operasi di wilayah 12 mil dengan target spesies ikan2 pelagis besar. kalau dari awal ada kontrol dalam penerbitan izin daerah maka tidak akan terjadi seperti ini. sebetulnya sudah ada solusi yang ditawarkan agar mereka berganti alat tangkap, tapi mereka tidak bersedia karena khawatir hasil tangkapannya tidak seperti yang nelayan harapkan, selain itu memang berganti alat tangkap tidak semudah membalikkan tangan, karena perlu biaya.
Dan selain itu dari masalah teknis. Nelayan juga harus diberikan ketrampilan untuk bisa beradaptasi dengan alat tangkap yang baru.
Tuesday, June 14, 2016
Nelayan Cirebon tolak bantuan kapal
Rencana pemberian yang belum terealisasi sudah mendapatkan penolakan tersendiri dari nelayan kabupaten cirebon.
Menurut salah satu nelayan mengatakan bahwa kapal bantuan yang akan di berikan oleh kementrian kelautan dan perikanan harus di kaji ulang. Pengkajian tersebut karena alasan bahan utama pembuatan kapal tersebut adalah fiber. Dan menurut nelayan baham fiber tidak sesuai dengan kontur perairan pantura yang berpasir dan berlumpur. Bahkan alasan nelayan ini di amini juga oleh pegawai dinas perikanan dan kelautan perikanan kabupaten cirebon.
Ada yang keliru dengan pemahaman bahwa kapal fiber tidak sesuai dengan pantura dan kapal fiber bila bocor cuma bisa dipakai sekali saja berbeda dengan kayu kalau rusak bisa di tambal.
Perlu di ketahui bahwa bahan fiber sangat cocok di daerah lumpur dan berpasir karena resiko akan kebocoran bisa lebih kecil dan untuk masalah pemakaian yang sekali saja juga salah karena fiber juga bisa di tambalm dan cara penambalan tidak serumit dalam penambalan kapal kayu yang bocor. Penambalan cukul menyediakan met, resin dan katalis untuk bahan baku nya saja.
Sekali lagi perlu banyak sosialisasi kepada nelayan agar kemanfaatan kapal bantuan bisa benar benar mensejahterakan nelahan tidak.
Friday, June 10, 2016
Selalu ada cerita di balik banjir rob
Banjir rob atau air laut pasang adalah suatu hal yang biasa di kota semarang. Untuk wilayah pelabuhan tanjung mas banjir rob sudah menjadi langganan setiap harinya. Tetapi pada akhir akhir ini banjir rob sudah sangat tinggi dan mengakibatkan hampir mengganggu aktifitas di pelabuhan tanjung mas.
BBPI Semarang yang lokasinya di pelabuhan tanjung mas dan tepatnya di jalan yos sudarso kalibaru barat harus terkena juga imbas dari banjir rob. Ada cerita yang menarik di banjir rob kali ini.
Setiap datang dan pulang kerja sebagian pegawai dari BBPI Semarang harus diantar jemput dengan menggunakan kendaraam tossa. Kendaraan dengan roda tiga inilah yang dijadikan kendaraan melintasi genangan air rob. Ketinggian air rob bila memasuki pasang tertinggi bisa mencapai ketinggian 60 cm. Menurut berbagai sumber tanah di sekitar pelabuhan setiap tahunnya mengalami penurunan hampir 5 cm pertahun. Padahal jalan didepan kantor sudah terlalu sering di tinggikan. Harus ada langkah pasti agar banjir rob ini tidak menjadi masalah terus menerus.
Thursday, June 2, 2016
Inovasi BBPI Semarang di temu teknis litkayasa
Wednesday, June 1, 2016
Inovasi alat tangkap nelayan Batang
Monday, May 30, 2016
Syarat teknis SET- NET
Persyaratan yang harus dimiliki oleh perairan sebagai lokasi penempatan set-net yang dianggap layak, antara lain memiliki:
1. Kecepatan arus kurang dari 2 knot.
2. Tinggi gelombang tidak lebih dari 1 m.
3. Amplitudo pasang surut tidak lebih 2m.
4. Jarak antar garis kontur cenderung berdekatan (isodept menyempit) dengan kemiringan dasar tidak lebih dari 25° (landai).
5. Permukaan dasar merata, tidak bergunung, meluas dan tidak curam.
6. Substrat dasar perairan berupa lumpur-berpasir bebas dari dasar berbatu.
7. Kedalaman perairan tidak lebih dari 20 m.
8. Tidak mengganggu lingkungan dan ekosistem serta kegiatan lain di sekitarnya.
9. Perairan yang bukan jalur pelayaran.
10. Sumber daya ikan melimpah dan memiliki nilai ekonomi tinggi dengan pola migrasi ikan yang jarak tempuhnya dari pantai masih ekonomis.
11. Sosial masyarakat yang merespon positif dengan adanya set-net.
12. Sumber daya manusia yang berpendidikan dan terampil serta mau berorganisasi.
13. Sarana dan prasarana dengan aksesbilitas tinggi.
14. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung secara penuh dan bertanggung jawab atas pengelolaan set-net dengan tetap menjaga kearifan lokal. ( sumber hudring bbpi semarang )


