Friday, February 12, 2016

Nelayan malaysia mencuri ikan

Tertangkapnya 7 kapal malaysia di kepulauan riau oleh kapal pengawas milik kementrian kelautan dan perikanan. Tertangkapnya itu membuktikan bahwa pencurian ikan masih berlangsung. Kapal malaysia yang mencuri ikan telah diamankan.
Seharusnya malaysia juga memberitahukan kepada nelayan nya agar tak mencuri di indonesia. Malaysia telah mengindikasikan bahwa mereka membiarkan nelayannya untuk mencuri di indonesia. Negara kita yang kaya selalu menjadi incaran para negara negara tetangga yang tak mempunyai sumber daya ikan seperti indonesia.
Salut buat kementrian kelautan dan perikanan terkhusus buat bu menteri susi pudjiastuti. Bu susi seorang srikandi yang benar benar mencintai kedaulatan negara indonesia. Habiskan saja nelayan yang mencuri ikan di indonesia. Perkuat terus nelayan khususnya untuk nelayan perbatasan. Bila perlu langsung di tenggelamkan ga usah di tarik ke pangkalan.
Jangan takut karna rakyat indonesia akan terus mendukung bu menteri. Malaysia bagaimanapun negara yang masih dibawah kita. Dengan kekayaan yang melimpah jelas malaysia sangat menginginkan sumber daya alam kita untuk dicurinya

Tuesday, February 9, 2016

CPNS 2016, hati2 penipuan.

Penerimaan calon pegawai negeri sipil selalu menjadi perhatian publik. Belum lama ini banyak website yang menyebarkan tentang penerimaan pegawai negeri sipil padahal dari website resmi yang dikelola oleh kementrian pemberdayaan aparatur negara dan repormasi birokrasi belum mengeluarkan tentang adanya pengadaan untuk calon pegawai negeri sipil.
Untuk masyarakat dihimbau agar lebih hati hati dalam mencari lowongan tentang penerimaan CPNS.  Belum lama ini ada beberapa situs website yang dilaporkan dengan menyebar informasi bohong akan adanya pengadaan CPNS. Ada sekitar 17 website yang menyebarkan berita hoak.
Perlu masyarakat ketahui, untuk setiap informasi tentang penerimaan CPNS hanya melalui laman resmi kementrian PAN RB. Bila ada pihak2 yang mengaku bisa meloloskan seseorang menjadi CPNS , apalagi harus memberikan imbalan sejumlah uang, dipastikan itu adalah penipuan.Sekali lagi untuk masyarakat agar lebih hati2.
Untuk Penerimaan CPNS di kementrian kelautan dan perikanan di butuhkan tenaga ahli yang benar - benar mengerti tentang perikanan dan kelautan.

Thursday, February 4, 2016

Inilah modus baru Illegal fishing

Setahun ini kementrian kelautan dan perikanan sangat serius memberantas mafia illegal fishing. Dan pilar pembangunan perikanan yang ditetapkan adalah fokus pada keberlanjutan, kemandirian dan kedaulatan. Dibawah srikandi yang bernama ibu susi pudjiastuti peran perikanan kembali terangkat. Masyarakat mulai sadar akan pentingnya kelautan dan perikanan.
Penenggelaman kapal pelaku illegal fishing membuat mereka para mafia mulai berfikir untuk mencuri ikan lagi. Dengan menggunakan kapal dari luar dirasa tidak mungkin karena satgas mafia illegal fishing sangatlah ketat. Menyuap bu menteri juga kaya nya tidak mungkin juga. Karena ibu menteri tidak mata duitan. Kini mereka menggunakan modus baru. Lalu apa modusnya?
Kini mereka menggunakan modus baru dengan memanfaatkan nelayan - nelayan setempat. Caranya dengan memberikan iming iming bantuan kapal yang ABK nya semua dari indonesia. Lalu hasil tangkapan nya mereka jual kepada pihak asing. Indikasi tersebut sudah terlihat dari banyak nelayan nelayan yang membuat kapal ikan tapi belum menentukan ijin nya. Ada ijin yang haris dipenuhi sebelum membuat kapal. Seharusnya nelayan mengurus ijin pengelolaan WPP (wilayah pembagian perikanan ) tapi banyak nelayan yang melanggarnya. Mereka membuat kapal dulu baru mengurus ijin. Semoga kementrian kelautan dan perikanan bisa selalu tetus melindungi kedaulatan perikanan dan muaranya dalah kesejahteraan nelayan.

Jadwal perawatan kompressor selam


Untuk jadwal perawatan Kompresor Komba B – 100 sebagai berikut : 

1.     Pemeliharaan secara rutin dilakukan setiap akan dioperasikan
Perikas ketinggian oli dan bersihkan intake filter N - 4823
2.     Setiap 12 Jam pemakaian (Ganti filter Triplex cartridge)
3.     Setelah 25 jam pertama
Ganti oli (indrayen), periksa semua baut dan kencangkan bila kendor
Periksa V Belt ketegangannya
Periksa jarum pressure guage apakah dapat kembali ke posisi nol
4.     Setiap 125 jam operasional
Ganti intake filter N – 4823
Ganti Oli (apabila menggunakan oli mineral)
Periksa V Belt dari ketegangan dan kehausan (ganti apabila haus)
5.     Setiap 500 jam operasional
Ganti oli (apabila menggunakan oli synthetic)
Bersihkan sinter metal filter pada intermediate separator
6.     Setiap 1000 jam operasional
Periksa dan bersihkan valve,ganti valve kalau perlu
Ganti Intake filter N – 4823
Ganti Oli
Periksa V Belt dari ketegangan dan kehausan (ganti apabila haus)
Bersihkan sinter metal filter pada intermediate separator
7.     Setiap 2000 jam operasional atau 2 Tahun
Ganti Oli
Periksa fungsi final safety valve dan pastikan segel masih utuh dan fungsinya masih bekerja sebagaimana metinya
Lakukan pemeriksaan Quality air check
8.     Setiap kali setelah melakukan perbaikan dan
9.     Setiap kali mau di pakai setelah disimpan lama

Wednesday, February 3, 2016

Nelayan filipina berulah kembali di indonesia

Tertangkapnya nelayan filipina di sulawesi utara memberikan tamparan kembali pada kedaulatan perikanan Indonesia. Setahun sudah bu menteri susi pudjiastuti menjaga kedaulatan perikanan dengan keputusan memberantas illegal fishing. Pemberantasan illegal fishing dengan menindak tegas dengan langsung di tenggelamkan. Sudah 100 buah lebih kapal asing di tenggelamkam.
Berita tertangkapnya kembali nelayan filipina seakan akan belum kapok juga para pelaku illegal fishing melakukan aksinya. Aksinya para pelaku illegal fishing ini membuat kita lebih waspada dalam menjaga kedaulatan perikanan indonesia sekaligus kedaulatan negara.

Tuesday, February 2, 2016

SET NET DI LAMPUNG


Pada tanggal 23 januari s/d 27 januari 2016 Balai Besar Penangkapan ikan semarang mengirim tenaga teknis alat penangkapan ikan Set Net ke Kabupaten Lampung Selatan, adapun tenaga teknis yang dikirim sejumlah 5 (lima) orang terdiri dari dua orang tenaga teknis alat tangkap set net dan tiga orang tim selam. Dalam kegiatan ini tim teknis BBPI bertugas mendampingi tim pemeriksa untuk mendapatkan data dan informasi mengenai alat tangkap set net yang telah terpasang di Kabupaten Lampung Selatan. 
 Dalam kegiatan pendampingan ini, tim teknis BBPI Semarang melakukan pengambilan data alat tangkap set net yang telah terpasang sesuai arahan dari tim pemeriksa, dimana sebelum melakukan pengambilan data alat tangkap set net tim teknis melakukan persiapan peralatan selam, mencari informasi tentang kondisi perairan dan cuaca. Teknispengambilan data dilakukan dengan pengamatan secara visual dan pengukuran secara langsung, pengambilan data alat tangkap set net dipermukaan oleh dua orang tim teknis dibantu oleh para nelayan sedangkan pengambilan data didalam air dilakukan tiga orang tim selam menggunakan peralatan scuba lengkap dengan under water camera untuk dokumentasi bawah air. Selama dilokasi dimana alat tangkap set net terpasang tim teknis mendapatkan sambutan hangat dari petugas Dinas dan para nelayan setempat, sehingga terjadilah diskusi dari alat tangkap set net sampai kondisi para nelayan dilokasi tersebut. Informasi yang diperoleh dari Bapak Tri selaku petugas penyuluh perikanan kabupaten Lampung Selatan bahwa pemanfaatan alat tangkap set net dikelola oleh kelompok nelayan Sinar Tanjung yang beranggotakan 20 orang yang berasal dari dua dusun.Sedangkan BapakMuhammad Yunus selaku ketua Kelompok Nelayan Sinar Tanjung menceritakan tentang alat tangkap yang digunakan oleh nelayan dimana lokasi set net terpasang terdiri dari bagan apung dan pancing ulur saja, sehingga dengan adanya pemasangan set net para nelayan merasa sangat terbantu pada proses penangkapan ikan baik secara waktu maupun hasil tangkapan yang diperoleh dibandingkan dengan alat tangkap nelayan sebelumnya, berharap dimasa yang akan datang para nelayan mendapatkan bimbingan serta pengetahuan tentang alat tangkap set net lebih lengkap mengenai cara pengoperasian,perawatan dan perbaikannya

Monday, February 1, 2016

PEMBAHASAN PEMBANGUNAN 3000 KAPAL UNTUK NELAYAN

Jakarta, Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan ikan (DIT. KAPI) adalah institusi dibawah naungan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, Sehubungan akan dibangunnya kapal perikanan untuk nelayan sebanyak ± 3000 unit kapal yang nantinya akan diberikan kepada koperasi nelayan. Yang dimaksudkan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan nelayan dan juga upaya mendukung industri galangan kapal dalam negeri. Oleh Karena itu pada tanggal 13 s/d 15 Januari 2015 Dit. KAPI Mengundang Tim ahli Perkapalan yaitu Oktavian Rahardjo S.T, M.T, Nanang Setiyo Budi S.T dan M. Najib S.T dari Balai Besar Penangkapan Ikan Semarang untuk rapat teknis tentang pembahasan pembangunan ± 3000 unit kapal perikanan. Tim ahli dari BBPI telah memberikan masukan mengenai desain kapal ikan yang akan dibangun diantaranya berukuran 3 GT, 5 GT, 10 GT, 20 GT dan 30 GT. Sesuai dengan desain yang telah dibuat, diutamakan kapal ikan yang akan dibangun terlebih dahulu adalah kapal dengan ukuran 3 GT dengan mesin on board. Pengadaan pembangunan kapal akan melibatkan industri galangan kapal yang ada didalam negeri melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP)  dengan menggunakan e –katalog kapal dan dokumen teknis untuk pengadaan kapal dengan spesifikasi yang ada, dengan dukungan teknis antar lembaga yaitu PM PAL akan memeriksa material baik spesifikasi dan kuaitas, memastikan ketersedian fasilitas dan SDM galangan peserta sesuai hasil survey, pengawasan supervisi pembangunan kapal sesuai prosedur, dan pengawasan pembangunan kapal sesuai jadwal yang telah ditetapkan. BKI akan memeriksa persetujuan sesuai dengan prosedur, pengawasan pembangunan, sertifikasi material dan equipment, dan penerbitan dokumen sertifikat tarkait. KEMENHUB akan menyiapkan dokumen/surat ukur kapal terkait serah terima kapal. Dan KEMENPERIND akan melakukan pembinaan industri galangan kapal dan pembinaan insdustri pendukung/local untuk peningkatan TKDN. Program yang didukung oleh Menteri KKP berharap pembangunan ± 3000 unit kapal dapat mendukung suplai ikan terhadap pasar dan produksi ikan dalam negeri semakin meningkat. serta mendorong peningkatan konsumsi domestik.