Showing posts with label supm tegal. Show all posts
Showing posts with label supm tegal. Show all posts

Sunday, June 19, 2016

Delegasi timor leste kunjung SUPM N TEGAL

Tiga Delegasi Pendidikan dari Pemerintah Timor Leste, Jumat (13/5) yang lalu mengunjungi SUPM Tegal dalam rangka studi banding dan penjajagan kerjasama pendidikan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Ketiga delegasi tersebut adalah Paulino Ribeiro, MPA (Director of Higher Technical Education, Timor Leste), Higino Alves, MPA (Dept. Estabelecimento Politecnoco e Academia, Timor Leste), dan Revael Gonzales (Assesor Pendidikan, Timor Leste). Mereka langsung ditemui oleh Kepala SUPM Tegal, Dominggus Suruan, S.Sos, M.Si, beserta para wakil kepala sekolah dan Ka. Subag Tata usaha.

Dalam pertemuan tersebut Penjelasan dimulai dengan visi dan misi, profil singkat SUPM Tegal, dilanjutkan dengan sistim pendidikan, kurikulum dan struktur kurikulum, program keahlian, pengembangan keterampilan masing-masing program keahlian, program intra dan ekstrakurikuler, pelatihan dan uji sertifikasi keahlian siswa, kebijakan pendidikan bagi para anak pelaku utama, sarana pendidikan, penyerapan lulusan, dan kerja sama pendidikan dengan lembaga pendidikan lain serta dengan dunia usaha dan indsutri perikanan.

Di sela-sela penjelasan, Delegasi Pendidikan dari Timor Leste mengajukan beberapa pertanyaan dan Kepala SUPM Tegal langsung menanggapinya. Delegasi Pendidikan Timor Leste menyampaikan ketertarikannya dengan kebijakan bantuan pendidikan bagi pelaku utama. Delegasi Pendidikan Timor Leste juga menyampaikan harapan adanya kemungkinan untuk merintis kerja sama pendidikan perikanan dengan Pemerintah Indonesia. Usai pertemuan dilanjutkan dengan kunjungan ke instalasi-intalasi ruang kelas, perpustakaan, ruang praktek, asrama, dan instalasi tambak.

Delegasi Pendidikan Timor Leste menyampaikan pernyataan bahwa mereka telah mendapat banyak informasi dan pemahaman yang cukup lengkap tentang penyelenggaraan pendidikan perikanan di SUPM Tegal. Hasil kunjungan tersebut, oleh Delegeasi Pendidikan Timor Leste, akan menjadi bahan masukan dalam penyusunan konsep pendidikan perikanan di Tmor Leste. Mereka mengharapkan agar kunjungan tersebut dapat diupayakan untuk dikembangkan menjadi kerjasama pendidikan antar kedua negara. Delegasi Pendidikan Timor Leste juga menyampaikan keinginginan untuk mengirim beberapa siswa dari Timor Leste untuk dididik di SUPM Tegal.

Secara history banyak alumni supm negeri tegal yang berasal dari timor leste. Dan sebagai saudara tua sudah saatnya indoneasia melakukan kerjasama dengan timor leste. Bila perlu membuat sekolah bertaraf internasional. Sekolah perikanan dunia. Dengan mengundang pakar pakar perikanan dari luar negeri untuk mengembangkan perikanan indonesia. Dan menyiapkan sumber daya manusi yang handal propesional dibidang perikanan
( humas supm n tegal )

Wednesday, May 25, 2016

Di pundak alumni angkatan 51 perikanan diserahkan

Selamat atas diwisudanya taruna putra putri terbaik dari sekolah usaha perikanan menengah ( SUPM) Negeri Tegal. Dengan diwisudanya mereka berarti tanggung jawab untuk memajukan dunia perikanan secara otomatis dilanjutkan kepada wisudawan angkatan 51.
SUPM Tegal terkenal dengan menciptakan tenaga tenaga teknis yang terampil dan teruji di segala bidang perikanan. Ada 4 Jurusan keahlian yang di pegang oleh para alumni dari SUPM Negeri Tegal. Diantara keahlian tersebut antara lain:
1.Nautica.
Keahlian seorang pelaut yang bekerja di deck kapal. Mereka yang mempunyai keahlian ini sudah banyak yang menjadi seorang kapten dan perwira di kapal kapal perikanan indonesia dan luar negeri. Bahkan sekarang banyak juga yang memegang lisensi ijazah yang dikeluarkan oleh perhubungan untuk memegang kapal kapal non perikanan semisal cargo, tug boat dan kapal tanker.
Para lulusan nautica selain mengerti tentang ilmu pelayaran dan navigasi mereka juga menguasi tentang alat tangkap ikan yang ada di indonesia.
2. Mesin perikanan
Keahlian ini berhubungan erat dengan yang namanya mesin. Seperti kita ketahui bahwa sebuah kapal untuk menggerakannya maka diperlukan sebuah alat untuk mendorongnya dan alat itu adalah mesin pendorong kapal.
Di keahlian mesin perikanan kita tidak hanya di bekali dengan mesin induk saja tetapi ada beberapa keahlian yang harus kita kuasai juga semisal ; mesin pendingin, mesin bantu, alat las , kelistrikan dan mesin bubut. Sangat lengkap keahlian para lulusan jurusan mesin perikanan. Sama dengan lulusan nautica, lulusan mesin juga banyak yang bekerja di kapal 2 perikanan indonesia dan luar negeri.
3. Budidaya perikanan
Lulusan  jurusan ini diharapkan bisa meningkatkan produktifitas perikanan melalui sektor budidaya. Para lulusan ini di didik untuk menjadi pengusaha pengusaha di bidang perikanan budidaya. Mereka mempunyai spesifikasi keahlian yang terbilang unik diantara yang lain. Lulusan lebih menengal ikan dari pada jurusan yang lain.
4. Pengolahan hasil perikanan.
Jurusan ini adalah jurusan dari muara aktifitas tentang perikanan. Dimana para lulusan ini mampu untuk mengolah produk produk perikanan agar mempunyai harga jual dan kualitas yang lebih tinggi.
Sekali lagi selamat bagi wisudawan wisudawan angkatan 51 SUPM N TEGAL. JALES VEVA JAYA MAHE.

Sunday, February 14, 2016

Peserta Ankapin II dan Atkapin II di Tegal membludak.

Tegal terkenal dengan Kota bahari dimana di kota tersebut terdapat sekolah usaha perikanan negeri tegal ( SUPM ) yang tertua di indonesia. Sampai saat ini nama Supm N Tegal masih dikenal dengan banyaknya Sumber daya manusia yang mumpuni dan proposional di bidang penangkapan ikan.
Untuk diakui sebagai tenaga yang propesional maka calon- calon pelaut ini dibekali dengan sertifikat yang dinamakan ATKAPIN dan ANKAPIN. ATKAPIN singkatan dari Ahli Teknik Kapal Perikanan dan ANKAPIN singkatan dari Ahli Nautika kapal perikanan. Untuk setingkat SUPM maka tingkat 2. Pengambilan diklat ATKAPIN DAN ANKAPIN berlangsung di Supm N Tegal pada tanggal 11- 18 februari 2016. Dan pesertanya tidak hanya dari SUPM N Tegal ada juga dari SUPM Al Maarif, SMK1 Sanden, SMK 1 Bulakkamba, SMK 1 Jepara dan SUPM YAMIPURA. Jumlah Peserta untuk tahun 2016 sekitar 282 peserta dan kegiatan ini langsung di awasi oleh kementrian kelautan dan perikanan bekerjasama dengan kementrian perhubungan.